Contoh Macam-macam Kalimat

Sinonim

1.      Mati - Meninggal

o    Cepat atau lambat, semua manusia yang ada di dunia ini pasti akan  mati.

o    Orangtuanya telah lama meninggal, sekarang ia hidup sebatang kara.

2.      Bohong – Dusta

o    Kenapa banyak orang menyebarkan berita bohong di media sosial?

o    Kata-katanya penuh dengan dusta.

3.      Sukar – Sulit

o        Gula pasir akan sukar larut pada air dingin dibandingkan dengan air panas.

o        Tembok itu sulit untuk dirobohkan.

4.      Senang - Bahagia

o   Senang rasanya bisa bertemu dengan kalian lagi.

o   Doni sangat bahagia karena baru saja dibelikan sepeda baru oleh ayahnya.

5.      Jujur – Kredibel

o   Kau sebaiknya jujur kepadanya, agar tidak terjadi kesalahpahaman.

o   Saya suka media A karena media tersebut sangat kredibel dalam meliput berita dan artikel.

 

Antonim

1.      Asli – Palsu

o   Batik merupakan pakaian asli Indonesia dan sudah diakui oleh dunia.

o   Polisi telah menangkap pelaku pengedar uang palsu.

2.      Terang – Gelap

o   Mobil itu mempunyai lampu yang amat terang.

o   Kenapa sangat gelap di sini? Apakah tidak ada lampu?

3.      Jauh – Dekat

o   Rumahnya yang amat jauh tidak menyurutkan niatnya untuk bertemu sang dambaan hati.

o   Dia jarang main ke rumah Ani, padahal rumahnya sangat dekat.

4.      Panjang – Pendek

o   Kakekku mempunyai jenggot yang cukup panjang.

o   Pensil Doni kian hari semakin pendek karena dia terlalu rajin meraut pensilnya.

5.      Segar – Busuk

o   Banyak sekali sayuran-sayuran segar yang dijual di Pasar Swalayan.

o   Terkadang, Herman seringkali mencium aroma busuk dari rumah itu.

 

Homofon

1.      Tang – Tank

o   Kenapa tang jepit itu mahal sekali?

o   TNI AD memamerkan alutsista terbarunya, di antaranya tank amfibi dan mobil baja.

2.      Bang – Bank

o   Bang Juned seringkali lewat di depan rumahku sambil menyerukan dagangan baksonya.

o   Bank ABC pernah dirampok oleh segerombolan penjahat kelas kakap.

3.      Sangsi – Sanksi

o   Bedu masih sangsi atas jawaban yang diberikan oleh Danu.

o   Keluarga korban berharap pelaku diberikan sanksi yang seberat-beratnya.

4.      Syarat – Sarat

o   Jika Anda ingin mengikuti kegiatan ini, maka Anda sudah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku.

o   Gambar itu sarat akan kritikan tetapi dengan gaya yang lucu.

5.      Masa – Massa

o   Pedagang itu menjual album musik Indonesia dari masa ke masa.

o   Massa yang turun ke jalan sudah mencapai sekitar 200 orang.

 

Homonim

1.      Bisa – Bisa

o   Bisa ular sangatlah mematikan, dapat membunuh seorang manusia dalam waktu 1 jam.

o   Aku bisa melakukan pekerjaan itu dengan mudah.

2.      Hak – Hak

o   Hak kita sebagai warga negara adalah berhak mendapatkan kehidupan yang layak, perlindungan hukum, jaminan keamanan, dan sebagainya.

o   Hak sepatu itu tinggi sekali, aku tidak yakin bisa memakainya.

3.      Rapat – Rapat

o   Bisakah kamu menutup jendela itu dengan rapat?

o   Kemarin siang dia mengikuti rapat OSIS, maka dari itu aku pulang sendirian.

4.      Tanggal – Tanggal

o   Tanggal berapa kita akan pergi ke Pantai Losari?

o   Gigi susu terakhir adikku baru saja tanggal kemarin.

5.      Taar – Tawar

o   Ikan Mujair, Gurami, Lele, dan Koi merupakan contoh dari ikan yang hidup di air tawar.

o   Mahal sekali, apakah tidak bisa saya tawar lagi harganya.

 

Homograf

1.      Tahu – Tahu

o   Aku tidak tahu kalau dia sudah membeli mobil itu.

o   Dia baru saja makan tahu bulat di atas motornya.

2.      Mental – Mental

o   Dani memukul bola bisbol itu terlalu keras, sampai-sampai mental ke luar lapangan.

o   Sepertinya dia mengalami gangguan mental, tindakannya selalu aneh.

3.      Apel – Apel

o   Apel itu sedang dikupas oleh Ibu.

o   Setiap pagi, murid-murid di sekolah itu mengadakan apel.

4.      Serang – Serang

o   Bobi tinggal di Serang, Banten.

o   Banyak daerah di Indonesia yang terserang penyakit DBD.

5.      Seri – Seri

o   Hasil skor pertandingan antara Persib vs Persija berakhir seri.

o   Pak Guru menyuruh kita untuk membuat rangkaian listrik seri dan paralel.

 

Denotasi

  • Harga BBM dan pangan akan naik bulan depan.

  • Rinto sedang menggulung karpet karena sebentar lagi dia akan tutup.

  • Dodi tadi membeli benang merah di pasar.

  • Kambing hitam itu keluar dari kandangnya.

  • Anak kecil pada umumnya sering menggigit jarinya.

 

Konotasi

  • Pedagang di pasar itu banyak yang sudah gulung tikar karena terus merugi.

  • Dio harus gigit jari karena tim sepak bola kesayangannya kalah.

  • Emosinya meluap-luap ketika dia dihina.

  • Vina sering sekali membaca buku, tidak heran teman-teman di sekolahnya menyebut dia sebagai anak kutu buku.

  • Setelah berkali-kali jatuh, akhirnya usahanya semakin tumbuh dan berkembang.

 

Abstrak

  • Kemiskinan di Indonesia cukup memprihatinkan.

  • Kecerdasan anak-anak Indonesia harus ditingkatkan.

  • Dia selalu saja menuruti apa kata teman-temannya.

  • Kebaikan merupakan perbuatan yang terpuji.

  • Kekayaan dapat membuat orang lupa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

Konkret

  • Ibu sedang memasak ayam goreng.

  • Dita baru saja membeli komputer baru

  • Motor yang dikendarainya sempat selip di jalanan basah.

  • Air putih dingin memang sangat nikmat jika diminum saat cuaca panas.

  • Jojo memanjat pohon kelapa di pantai.

 

Umum

  • Aku baru saja melihat seekor burung elang.

  • Dia menetap di rumahku sedari kemarin.

  • Nina akan membawa bunga untuk adiknya.

  • Banyak sekali makanan untuk hewan peliharaan di toko itu.

  • Kau harus naik ke atas sana, pemandangannya sangat indah!.

 

Khusus

  • Mereka baru saja menyaksikan pertandingan sepak bola di stadion GBK.

  • Ayah menggendong adik setiap kali adik menangis.

  • Kelinci adalah hewan yang juga dijadikan hidangan sate di daerah Puncak, padahal hewan itu sangatlah lucu.

  • Banyak pengungsi yang menghuni posko darurat akibat rumah-rumahnya diterjang banjir.

  • Dia sangat suka memandang langit ketika senja.

 

Populer

  • Banyak Orang sakit yang dirawat di Rumah Sakit itu.

  • Titi mendapatkan peringkat 1 dari 200 kontestan lomba lari maraton.

  • Akibat terlalu banyak makan daging yang berlemak, aku terjangkit penyakit darah tinggi.

  • Adiknya sedang sakit pilek akibat terkena air hujan.

  • Aku sudah izin dengannya untuk membawakan buah ini.

 

Kajian

  • Banyak Pasien yang dirawat di Rumah Sakit itu.

  • Titi mendapatkan rangking 1 dari 200 kontestan lomba lari maraton.

  • Akibat terlalu banyak makan daging yang berlemak, aku terjangkit penyakit hipertensi.

  • Adiknya sedang influenza akibat terkena air hujan.

  • Aku sudah mendapatkan konsesi dengannya untuk membawakan buah ini.

 

Jargon

  • Kapan saya bisa menemui Anda, dok?

  • Pernyataan yang ia lontarkan akhir-akhir ini menuai prokon.

  • Lain kali, cek sikon dulu kalau ingin melakukan sesuatu.

  • Random Access Memory yang dipasangkan pada komputer itu ternyata berbeda tipe.

  • Lidah Buaya, atau yang biasa dikenal dengan Aloe vera terkenal dengan manfaatnya untuk meredakan panas dalam. 

 

Slang

  • Gue sukanya makan nasi goreng.

  • Tindakannya itu membuat orang disekitarnya jadi bete.

  • Kenapa kamu selalu lebay sih setiap kali mau pergi?

  • Bokap-nyokap gue lagi pergi ke Bali.

  • Elu lagi sibuk, nggak? Nongkrong yuk di rumahnya Andre.

 

Meluas

  • Adik –  adik ku berhasil menjuarai lomba mewarnai.

  • Saya sudah membuat janji dengan dokter pada pukul 2 siang.

  • Kita sedang berjalan-jalan di Taman Potret.

  • Heru sedang meminum kopi.

  • Indonesia terletak di benua Asia, bagian dari Asia Tenggara.

 

Menyempit

  • Al-Qur’an adalah kitab bagi umat Islam.

  • Dia telah mendapatkan gelar sarjana sastra.

  • Adikku ingin mengambil jurusan Manajemen.

  • Kopi luwak adalah kopi yang berasal dari kotoran hewan luwak.

  • J.K. Rowling adalah seorang penulis yang terkenal dengan karya novel berjudul Harry Potter.

 

Sinestesia

1.      Tajam

o   Golok itu diasah sampai tajam.

o   Pandangannya sangat tajam, menampakkan rasa marahnya.

2.      Dingin

o   Pantas saja udaranya dingin sekali, suhu udara sekarang 18 derajat celcius.

o   Sikapnya yang dingin membuat dia jarang bergaul dengan teman-temannya.

3.      Pedas

o   Makanan ini pedas sekali!

o   Mulutnya sangat pedas ketika dia mengomeli bawahannya.

4.      Gelap

o   Kenapa gelap sekali di sini? Apakah tidak ada lampu?

o   Aku rasa dunia ini semakin gelap saja.

5.      Manis

o   Mangga ini manis sekali!

o   Kulihat parasnya, tiap hari semakin manis saja.

 

Ameliorasi

1.      Buta – Tunanetra

o   Meskipun ia buta, ia tetap semangat dalam menjalani hidup.

o   Meskipun ia tunanetra, ia tetap semangat dalam menjalani hidup.

2.      Bui – Lembaga Permasyarakatan

o   Koruptor itu akhirnya dijebloskan ke dalam bui dengan masa kurungan 9 tahun penjara.

o   Koruptor itu akhirnya dijebloskan ke dalam lembaga permasyarakatan dengan masa kurungan 9 tahun penjara.

3.      Gelandangan – Tunawisma

o   Biasanya, para gelandangan hidup di kolong jembatan.

o   Biasanya, para tunawisma hidup di kolong jembatan.

4.      Tuli – Tunarungu

o   Ia sudah tuli sejak ia berumur 3 tahun.

o   Ia sudah tunarungu sejak ia berumur 3 tahun.

5.      Bisu – Tunawicara

o   Dani harus memakai bahasa isyarat setiap kali ia berbicara kepada seseorang, karena ia bisu.

o   Dani harus memakai bahasa isyarat setiap kali ia berbicara kepada seseorang, karena ia tunawicara.

 

Peyoratif

1.      Kawanan – Gerombolan

o   Kawanan perampok yang berhasil menggasak toko emas itu berhasil dibekuk oleh polisi.

o   Gerombolan perampok yang berhasil menggasak toko emas itu berhasil dibekuk oleh polisi.

2.      Pramuniaga – Pelayan Toko

o   Aku dibantu oleh pramuniaga di sana untuk mencarikan pakaian yang cocok untukku.

o   Aku dibantu oleh pelayan toko di sana untuk mencarikan pakaian yang cocok untukku.

3.      Meninggal – Mati

o   Dia sudah meninggal sekitar 5 tahun yang lalu.

o   Dia sudah mati sekitar 5 tahun yang lalu.

4.      Talak – Cerai

o   Si suami meminta talak kepada istrinya karena beranggapan sudah tidak bisa bersama lagi.

o   Si suami meminta cerai kepada istrinya karena beranggapan sudah tidak bisa bersama lagi.

5.      Menikah – Kawin

o   Andi berencana untuk menikah dengan dambaan hatinya bulan depan.

o   Andi berencana untuk kawin dengan dambaan hatinya bulan depan.

 

Asosiasi

  • Akibat ulahnya, Ucok diseret ke meja hijau.

  • Kedua belah tim sepak bola sudah mulai memasuki lapangan hijau .

  • Sepasang remaja tertangkap basah sedang bermesraan di kebun.

  • Tempat ini menjadi saksi bisu sejarah terjadinya penembakan terhadap mahasiswa Trisakti.

  • Kufaku sudah dikenal di dunia permusikan dengan suara emasnya.

Komentar

Postingan Populer